JAKARTA — Di balik dinding berlantai dua di Jalan Kalimalang Raya No. 97, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, sebuah kalkulasi politik pers dan hukum berskala nasional baru saja disahkan.
Forum Komunikasi Wartawan Indonesia (FKWI)—organisasi pers dan media yang beririsan dengan konglomerasi jasa permodalan Master Line Prima—secara resmi merombak total taktik pimpinannya.
Langkah manuver tajam ini ditandai dengan ditunjuknya Evan Satriady, aktivis berpengaruh, pemilik IMC, sekaligus penguasa jaringan 31 media online nasional, sebagai Ketua Harian FKWI.
Masuknya Evan di tampuk eksekutif harian menandai era anyar organisasi ini perpaduan antara penetrasi media yang gahar, kekuatan advokasi politik, dan sokongan kapital strategis.
Restrukturisasi Radikal dari Pusat hingga Daerah.
Di bawah kepemimpinan Ketua Harian Evan Satriady FKWI memutuskan untuk melakukan pembersihan dan penataan ulang struktur organisasi secara menyeluruh dari tingkat pusat, Pengurus Wilayah (PW), hingga Pengurus Daerah (PD) di kabupaten/kota.
Evan Satriady tidak membuang waktu untuk menancapkan kuku kepemimpinannya. Langkah pertamanya ditargetkan langsung pada penataan ulang basis legalitas seluruh konstituen di daerah.
”Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada Ketua Umum dan jajaran yang telah mempercayakan pos Ketua Harian ini kepada saya,” tegas Evan Satriady saat ditemui di salah satu warkop di Kota Pangkal pinang ,Jumat 04-09-2026.
Tanpa basa-basi, Evan menegaskan arah operasional organisasi yang tajam dan tak bisa ditawar:
”Program jangka pendek kita adalah membenahi seluruh kepengurusan di tingkat Pengurus Wilayah di seluruh Indonesia hingga tingkat kabupaten/kota. Kita bersihkan dan perbarui dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terbaru serta Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi berstandar tinggi.”
Konsolidasi Intelijen, Hukum, dan Gurita Bisnis
Restrukturisasi ini bukan sekadar pergantian spanduk kepengurusan.
Penelusuran menunjukkan bahwa FKWI bergerak sebagai mesin tri-partit yang memadukan tiga elemen vital: pemberitaan media, perlindungan hukum politik, serta fondasi permodalan.
FKWI Berada di bawah naungan Surya SENA Manajemen Group – PT. Surya SENA Nusantara
– Consultancy Firm “Izin PARALEGAL”
– Professional Sertification Institution “Lembaga Sertifikasi Profesi – BNSP & BLK”
suryasena1986@gmail.com
Situs Web: suryasenapeluncurmedia.com
Saluran Komunikasi / WhatsApp:
+62 812-3436-0703 | +62817-7630-2777
PT. Surya SENA Fawaz, FKWI mengendalikan penetrasi informasi publik hingga ke akar rumput lewat integrasi kanal Karya FKWI (FB, IG, Twitter/X) dan FKWI Channel (YouTube, Snack Video). Bidang IT-Cyber dan Investigasi diperkuat nama-nama keras seperti Rahmaddin, SH., Nurlan, SH., serta Deddy Kiswanto.
Backup Hukum & Solidaritas Politik: Melalui pertautan erat dengan konsultan hukum senior seperti Adv. Dr. I Putu Gede Sukarsa, SE., SH., MBA., Ph.D., serta Nurrachmad, SH. di Bidang Advokasi HAM, FKWI memasang barikade hukum yang kokoh bagi para anggotanya.
Sayap Kapital & Pengamanan: Master Line Prima disiagakan untuk menyokong kebutuhan jasa pengamanan, permodalan pemerintah, maupun sektor swasta secara independen.
Di bawah komando baru Evan Satriady, penataan ulang SK dan KTA seluruh pengurus daerah ini diyakini akan menjadi instrumen penyaringan ketat. FKWI mengisyaratkan tidak akan memberi ruang bagi oknum yang menyalahgunakan atribut wartawan maupun organisasi sosial di lapangan.
”Kami tidak main-main. Konsolidasi ini adalah langkah awal penegakan standar tinggi etik dan integritas media nasional yang terintegrasi dengan advokasi hukum nyata,” tutup Kando Evan yang biasa di sapa ini.
Surya SENA Manajemen Group – PT. Surya SENA Nusantara
– Consultancy Firm “Izin PARALEGAL”
– Professional Sertification Institution “Lembaga Sertifikasi Profesi – BNSP & BLK”
suryasena1986@gmail.com
Situs Web: suryasenapeluncurmedia.com
Saluran Komunikasi / WhatsApp:
+62 812-3436-0703 | +62817-7630-2777











