SorootKabar|Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, tak main-main. Ia mengumumkan “reset total” sistem lapas untuk babat habis narkoba, pungli, hingga penyiksaan oleh oknum pegawai. Pernyataan keras itu disampaikan saat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Tangerang, Senin 27/4/2026.

“Jangan sampai publik merasa berdirinya kementerian ini tidak membawa perubahan,” tegas Agus.

Langkah pertama langsung nendang. Sebanyak 2.554 warga binaan dimutasi ke Lapas Nusakambangan.

Rinciannya: 83% napi kasus narkotika, sisanya napi risiko tinggi. Tak hanya napi, 365 pegawai lapas juga ikut “dibuang” ke pulau penjara itu. Alasannya jelas: malas, langgar SOP, hingga terlibat pungli.

Mereka akan jalani pembinaan mental dan disiplin. Agus menyebut ini titik balik fundamental dengan paradigma baru.

Selain mutasi massal, razia gabungan dan tes urine rutin digelar sebagai pesan keras melawan narkoba di lapas. Namun, ketegasan itu diimbangi apresiasi. UPT, pegawai berprestasi, dan mitra kerja berdedikasi tinggi tetap diberi penghargaan.

“Ketegasan menindak harus sejalan dengan penghormatan bagi mereka yang berdedikasi,” pungkas Agus***Team Macan Putih