Bangka sorootkabar.com. desa kc — Aksi peredaran uang palsu kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang pedagang bakso keliling yang biasa berjualan di kawasan Perkuburan Aik Paoh menjadi korban dugaan penipuan uang palsu oleh sekelompok pelaku tak dikenal pada Kamis, 21 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Korban yang sehari-hari menggantungkan hidup dari berjualan bakso mengaku didatangi beberapa orang yang berpura-pura menjadi pembeli biasa. Pelaku memesan dua bungkus bakso seharga Rp10.000 per porsi, lalu membayar menggunakan uang pecahan besar yang belakangan diduga palsu.
Tanpa menaruh curiga, korban menerima uang tersebut dan memberikan kembalian menggunakan uang asli hasil dagangannya. Setelah para pelaku pergi, korban baru menyadari bahwa uang yang diterimanya memiliki ciri-ciri tidak asli.
Aksi tersebut dinilai sangat merugikan pedagang kecil karena pelaku diduga sengaja mengincar lokasi yang sepi dan korban dengan kondisi ekonomi lemah. Warga sekitar berharap aparat kepolisian segera mengusut kasus ini dan menangkap pelaku agar tidak ada korban lainnya.
Masyarakat, khususnya pedagang kaki lima dan pelaku UMKM di wilayah Bangka, diimbau untuk lebih waspada saat menerima uang tunai. Pemeriksaan sederhana dengan metode 3D — dilihat, diraba, dan diterawang — dinilai penting untuk menghindari peredaran uang palsu di tengah masyarakat.










