Nasional.sorootkabar.com.
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan menyoroti tajam adanya dugaan praktik korupsi dalam proyek pengadaan sepatu sekolah rakyat di lingkungan Kementerian Sosial RI yang menelan anggaran fantastis senilai Rp27 Miliar. Proyek yang seharusnya bertujuan untuk mendukung pendidikan rakyat kecil ini diduga kuat menjadi ladang bancakan oknum pejabat dan korporasi.

Anggaran jumbo tersebut tidak berbanding lurus dengan realitas di lapangan. Berdasarkan Laporan, ditemukan adanya indikasi ketidakwajaran dalam proses tender serta spesifikasi barang yang dinilai tidak sesuai dengan nilai kontrak yang ada. “Uang rakyat sebesar 27 miliar rupiah bukan angka yang sedikit. Di tengah kondisi ekonomi
masyarakat yang sulit, sangat menyakitkan jika anggaran yang dialokasikan untuk sepatu sekolah anak-anak bangsa justru dikorupsi oleh tangan-tangan kotor di Kemensos,”

Kami juga mengingatkan kepada kementrian sosial agar pengadaan-pengadaan yang berkaitan dengan sekolah rakyat seperti kau skaki, seragam dan sepatu harus ada keterbukaan informasi kepada publik agar penggunaan anggaran negara untuk proyek-proyek strategis nasional dapat di pantau oleh publik agar tidak ada penyalagunaan anggaran atau kasus yang serupah terjadi
lagi

Kami menilai bahwa Kementerian Sosial, yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam
pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan sosial, justru terjebak dalam lingkaran setan birokrasi yang korup.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan HMI Cabang Jakarta Selatan:
1. Mendesak KPK RI untuk segera memanggil dan memeriksa Menteri Sosial serta Direktur Jenderal terkait guna dimintai keterangan atas dugaan penggelembungan harga (mark-up) proyek sepatu tersebut.
2. Menuntut Menteri Sosial untuk membuka secara transparan data pengadaan sepatu senilai Rp27 Miliar kepada publik.
3. Mendesak Audit Internal dan segera mencopot pejabat pembuat komitmen (PPK) dan oknum terkait yang diduga terlibat dalam proses pengadaan yang tidak wajar tersebut.
4. Mendesak Kemensos agar melakukan evaluasi ulang dalam proyek pengadaan sepatu senilai nilai anggaran mencapai Rp27 Miliar
5. Meminta KPK menelusuri potensi aliran dana Pengadaan Sepatu senilai nilai anggaran
mencapai Rp27 Miliar ke berbagai pihak (tindak pidana pencucian uang) dari proyek
pengadaan ini.

Negara tidak boleh kalah oleh koruptor yang mencuri hak anak-anak sekolah. HMI Jakarta Selatan akan tetap konsisten menjadi mitra kritis pemerintah dan penyambung lidah rakyat dalam memberantas segala bentuk penindasan dan korupsi.(***)